TIMES KEPAHIANG, JAKARTA – Sony Pictures mengundur proyek Spider-Woman. Keputusan itu memang membuat penggemar kecewa. Namun dibalik kecewa itu, ternyata Sony mempersiapkan pengembangan semesta Spider-Man di luar tokoh utamanya.
Olivia Wilde, yang awalnya ditunjuk sebagai sutradara Spider-Woman juga menegaskan proyek itu tidak lagi dilanjutkan. "Rencana membawa Spider-Woman ke layar lebar akan ditunda sampai waktu yang belum ditentukan," terangnya.
Spider-Woman
Karakter Spider-Woman memang tak terlalu terkenal seperti superhero perempuan lainnya. Namun Spider-Women muncul di komik Marvel Spotlight #32 yang dirilis tahun 1977.
Karakter ini diciptakan oleh Archie Goodwin dan marie Severin. Spider-Woman bernama Jessica Drew. Dikutip dari Marvel.com, Spider-Woman punya kekuatan yang tidak jauh berbeda dengan Spider-Man.
Kekuatan super kelincahan, kecepatan, daya tahan, menempel di dinding, dan indra laba-laba, ditambah kemampuan unik seperti semburan racun bioelektrik dari tangannya (venom blasts) dan feromon untuk memanipulasi perasaan orang, serta kebal terhadap racun, menjadikannya berbeda dari Spider-Man.
Jeesica mendapatkan kekuatan dari sang ayahnya yang merupakan ahli genetika bernama jonathan Drew. Jessica yang terlahir sebagai anak yang tidak sehat diberi serum eksperimen yang mengandung darah laba-laba. Sebelumnya serum itu telah diradiasi dan ditempatkan dalam akselearator genetik.
Versi lain menuliskan kekuatan Jessica berasal dari insiden ilmiah yang melibatkan DNA laba-laba saat ia masih dalam kandungan.
Selain kekuatan super dari laba-laba Jessica Drew juga ahli mata-mata. Ia pun bekerja untuk Hydra.
Pada versi komik, Spider-Woman menjalin hubungan asmara dengan Hawkeye. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Sony Pictures Matangkan Konsep Semesta Spider-Man, Rencana Bikin Spider-Woman Ditunda
| Pewarta | : Dhina Chahyanti |
| Editor | : Dhina Chahyanti |