TIMES KEPAHIANG, MALANG – Beberapa masalah kesehatan didapati dialami masyarakat di Kabupaten Malang usai puasa Ramadan hingga berlanjut libur cuti lebaran tahun ini.
Tercatat, keluhan penyakit mag atau gejala asam lambung paling banyak dialami masyarakat yang harus memeriksakan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas.
Masalah lainnya yang banyak dialami, adalah batuk, pilek juga diare.
Pihak Puskesmas Kepanjen melaporkan, sejumlah penyakit terbanyak yang ditangani petugas piket tenaga kesehatan faskes setempat mulai 28 Maret 2025 hingga hari ini.
"Total kunjungan pasien yang ditangani petugas nakes sebanyak 27 orang. Paling banyak mengalami gejala gastritis (maag), sebanyak 6 pasien," kata Kepala Puskesmas Kepanjen, dr. Ruri Pujianti, Kamis (3/4/2025) petang.
Selain maag yang menempati urutan terbanyak pertama, yang ditangani adalah pasien yang melakukan kontrol setelah operasi/tindakan medis sebelumnya.
Yakni, sejumlah 4 orang pasien. Disusul, masalah kesehatan penyakit batuk, yang dialami 3 orang pasien.
Dikatakan, untuk gejala maag bisa jadi karena kondisi dalam tubuh setelah menjalani puasa sebelumnya.
Sedangkan, untuk gejala batuk, ada kemungkinan disebabakan imunitas tubuh yang lemah tidak bisa adaptasi kondisi cuaca.
Disinggung soal penyakit karena kondisi setelah lebaran, menurutnya masih belum bisa dinilai dengan pasti. Ini mengingat jumlah pasien saat dan setelah lebaran, jumlahnya masih sedikit.
Pihak faskes tingkat pertama di Turen juga mencatat, munculnya 10 kasus terbanyak yang berkunjung mendapatkan penanganan dokter setempat.
Di mana, rerata pasien yang telah berkunjung, mendapatkan pelayanan kesehatan karena mengalami batuk, pilek, mual, muntah, dan sebagian diare.
Sedikit berbeda, kunjungan pasien di wilayah Kecamatan Turen pasca puasa Ramadan tercatat paling banyak karena mengalami nasofaringitis akut atau batuk pilek (flu), sejumlah 7 pasien.
Selain itu, juga tercatat pasien yang mengalami diare dan dispepsia atau asam lambung, masing-masing sebanyak 4 orang.
Dispepsia diketahui dapat mengakibatkan munculnya rasa tidak nyaman pada perut bagian atas, karena masalah asam lambung atau penyakit mag.
Salah satu sebabnya, karena pola makan yang tidak baik, seperti makan tidak teratur atau terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan berlemak (bersantan).
Berbagai penyakit tersebut, sangat dimungkinkan terjadi dikaitkan kondisi cuaca dan konsumsi berlebihan dan kurang sehat, sehabis puasa atau lebaran. (*)
Artikel ini sebelumnya sudah tayang di TIMES Indonesia dengan judul: Usai Ramadan, Mag dan Gejala Asam Lambung Paling Banyak Diidap Warga Malang
Pewarta | : Khoirul Amin |
Editor | : Ronny Wicaksono |